Kejanggalan Kasus Mutilasi Ngawi, Polisi Tak Temukan Bekas Darah di Pisau
“Namun, pelaku mengakui (menggunakan pisau itu). Apakah setelah melakukan dibersihkan atau dicuci yang jelas setelah kami periksa tidak terdapat darah,” jelasnya.
Dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi ini, pelaku dengan korban yang bernama Uswatun Khasanah (29) terlibat cekcok di sebuah kamar hotel kawasan Kediri.
Mereka berdua menjalin hubungan sebagai pasangan kekasih itu sudah berjalan selama tiga tahun. Adapun Antok memiliki istri sah dan dua anak.
Antok telah merencanakan pembunuhan kepada Ana. Dia dendam lantaran pernah melihat korban memasukkan pria lain di kamar indekosnya. Selain itu, anak pertama pelaku disumpahi akan menjadi seorang PSK serta menyuruh tersangka menghilangkan anak keduanya.
Kecemburuan dan sakit hati yang dirasakan Antok memuncak hingga terbesit niat membunuh korban dengan cara mencekiknya. Setelah itu, pelaku melakukan mutilasi dan membuang tubuh korban di beberapa daerah, antara lain di Trenggalek, Ponorogo, dan Ngawi. (mcr12/jpnn)
Polisi tak menemukan adanya bekas darah di pisau buah yang digunakan pelaku memutilasi korban.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News