Ada Sabun Batang ‘Rakitan’ Kiriman Pengunjung Lapas Banyuwangi, Isinya Bikin Syok
Barang yang dititipkan, yaitu nasi, ayam, roti, mi instan, dan sabun batang. Sesuai SOP, setiap barang maupun makanan yang dikirimkan ke dalam lapas wajib diperiksa secara menyeluruh.
Petugas llapas pun mencurigai sabun batang yang dibawa FLD karena terdapat goresan yang tidak rapi seperti produk pabrik pada umumnya.
Sabun itu lalu dibelah dan benda yang mengganjal terbungkus rapi dengan sedotan dikeluarkan. Saat dibuka, ternyata benar benda mencurigakan itu sabu-sabu.
"Hasilnya ditemukan enam paket diduga sabu-sabu yang tersebar dalam tiga buah sabun batang," jelasnya.
FLD sempat syok saat dimintai keterangan petugas lapas. Akhirnya, dia mengakuinya dan mengatakan kalau MG memesan barang haram tersebut melalui sambungan wartel khusus lapas (wartelsus) Lapas Banyuwangi.
“MG ini mengaku memesan barang terlarang itu kepada rekannya yang ada di luar lapas dengan sambungan telepon melalui wartelsus Lapas Banyuwangi pada Jumat kemarin,” lanjutnya.
Temuan tersebut telah dilimpahkan ke Sat Resnarkoba Polresta Banyuwangi untuk dilakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami serahkan perkara ini kepada rekan-rekan Satnarkoba Polresta Banyuwangi agar dilakukan pengembangan dan tindak lanjut perkara,” tandas Wahyu. (mcr12/mcr13/jpnn)
Lapas Banyuwangi membongkar penyelundupan melalui sabun batang ‘rakitan’ yang dikirimkan pengunjung di tempat mereka.
Redaktur & Reporter : Fahmi Azis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News