Nelayan Sumenep Temukan ABK yang Terombang-ambing 2 Hari di Perairan Pantura

Jumat, 28 Maret 2025 – 19:57 WIB
Nelayan Sumenep Temukan ABK yang Terombang-ambing 2 Hari di Perairan Pantura  - JPNN.com Jatim
Enam Anak Buah Kapal (ABK) yang terombang-ambing selama dua hari di perairan Pantura, Kabupaten Sumenep, Kamis (27/3). Foto: Polres Sumenep

Berdasarkan keterangan korban, saat itu mereka berangkat dari Provinsi Kalimantan Tengah menuju Pelabuhan Kalianget Kabupaten Sumenep, Senin (24/3) pukul 15.00 WIB.

Nahasnya, keesokan harinya sekira pukul 08.00 perahu yang ditumpangi mereka mengalami kerusakan pompa air macet.

“Setelah pukul 10.00 Wib perahu Bintanh Sempuran tidak bisa tertolong lagi akhirnya perahu tersebut tenggelam  di sekitar perairan Pulai Gililayang berjarak 23 Mil dari bibir pantai dan perahu tersebut hingga tengkurap,” jelasnya.

ABK menyelamatkan diri dengan cara mengikat kayu yang ada untuk dirakit dan menggunakan galon hingga terhubung satu sama lain dengan tali lalu memegang pelampung.

“Setelah dua hari dilautan korban kenak gelombang laut hingga terombang-ambing hingga akhirnya terdampar di perairan Dusun Nyamplong Ondung Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Enam ABK tersebut kini telah ditangani oleh Basarnas Sumenep untuk evakuasi selanjutnya. Berikut daftar enam ABK yang menjadi korban kecelakaan laut : 

1. Nama: Moh Sai

    Umur: 55 Tahun

Terombang-ambing selama dua hari, enam ABK yang alami kecelakaan laut ditemukan di Perairan Pantura
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News