Menko PMK Muhadjir Effendy Soal Polwan Bakar Suami: Masuk Level Sangat Parah
jatim.jpnn.com, JAKARTA - Kasus polwan bakar suami di Mojokerto mendapatkan respons dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
Muhadjir menilai kasus pembakaran polisi yang dilakukan Briptu FN kepada suaminya Briptu RDW masuk pada level sangat parah.
“Sudah sangat parah, kita sudah tau itu,” ucap Muhadjir di Jakarta, Senin (10/6).
Walakin, dirinya tak menjelaskan lebih lanjut alasan kasus itu sudah sangat parah. Muhadjir hanya mengatakan lebih baik pendalaman kasus itu ditanyakan kepada Kapolri.
"Tanya ke Pak Kapolri dong, masa tanya ke saya," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap motif Briptu FN membakar suaminya Briptu RDW yang juga anggota Polri di Mojokerto.
“Motifnya Briptu Rian sering menghabiskan uang belanja yang seharusnya dipakai untuk membiayai hidup ketiga anaknya, mohon maaf, ini dipakai untuk main judi online," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Minggu (9/6).
Cekcok yang terjadi pada pasangan suami istri polisi itu dimulai ketika korban pulang ke rumah.
Menko PMK Muhadjir Effendy merespons kasus polwan bakar suami di Mojokerto, begini kalimatnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News