Gubes Unair Teliti Membran Amnion untuk Perbaikan Luka Ibu Melahirkan

Selasa, 24 Oktober 2023 – 20:35 WIB
Gubes Unair Teliti Membran Amnion untuk Perbaikan Luka Ibu Melahirkan - JPNN.com Jatim
Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair Prof Dr Eighty Mardiyan Kurniawati. Foto: Arry Saputra/JPNN.

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Rasa sakit yang dialami oleh ibu melahirkan tidak hanya dirasakan ketika menjelang hingga proses persalinan. Rasa sakit itu dapat berlanjut hingga berujung komplikasi.

Salah satunya gangguan dasar panggul, seperti Inkontinensia Urine (IU) beser, Prolaps Organ Panggul (POP), overactive bladder, Inkontinensia fekal dan flatal (ketidakmampuan menahan buang air besar dan buang angin).

Dalam penelitian, gangguan dasar panggul ini dialami 50 persen wanita melahirkan, terutama POP dan Inkontinensia Urine.

Hingga saat ini salah satu tantangan dalam proses pengobatan POP adalah proses rekonstruksi. Pasalnya, tingkat kekambuhan pascaoperasi masih tinggi, berkisar 40-60 persen.

Untuk menjawab permasalahan itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair Prof Dr Eighty Mardiyan Kurniawati melakukan penelitian menggunakan biomaterial amnion kering dan sel punca dari amnion manusia.

Penggunaan biomaterial ini bermanfaat dalam proses perbaikan luka fistula vesikovagina.

“Sel punca dari amnion memiliki karakteristik seperti mesenchymal stem cells (MSCs) yang bersifat multipoten,” kata Prof Eighty, Selasa (24/10).

Dalam penelitian tersebut Prof Eighty menjelaskan membran amnion memiliki sifat self renewal, diferensiasi, dan imunomodulasi.

Gubes Unair Prof Eighty Mardiyan Kurniwati meneliti membran amnion untuk terapi regenratif uroginekologi rekonstruksi, seperti ini penjelasannya.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News