Puluhan Warga Jombang Keracunan Massal Akibat Makan Berkat Pengajian

Sampel makanan tersebut dilakukan uji laboratorium di Surabaya untuk memastikan kandungan di makanan itu sehingga memicu terjadinya sakit warga.
Mustakim, salah satu warga yang masih dirawat mengatakan dirinya dengan warga lainnya awalnya ikut pengajian di rumah tetangga pada Jumat malam.
Ada 60 orang jamaah di pengajian tersebut. Setelah selesai, tuan rumah juga membawakan berkat.
Kemudian berkat yang dibawa pulang itu dimakan di rumah. Ia mencicipi siomay, namun saat itu rasanya pahit sehingga dibuang.
"Yang agak aneh siomay. Setelah makan rasanya agak pahit, dibuang. Saya juga makan telur dan kentang," jelasnya.
Dirinya mengaku merasa tidak enak badan setelah makan itu. Pada Jumat malam dia sudah bolak balik dari toilet dan lebih parah pada Sabtu sehingga dibawa ke puskesmas.
Warga yang mengalami sakit seperti dirinya ternyata juga banyak. Selain dirawat di puskesmas ada juga yang dirawat di rumah sakit swasta. (antara/mcr12/jpnn)
Puluhan warga Jatirejo Jombang alami mual dan muntah bersamaan setelah makan berkat dari pengajian.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News