Kondisi Membaik, Bayi Kembar Siam Aisyah & Aliyah Dipulangkan RSSA

Untuk perawatan luka bekas operasi pemisahan tersebut, lanjutnya, akan dilakukan dengan proses rawat jalan.
Orang tua dari kedua bayi tersebut telah diberikan edukasi terkait pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan Aisyah dan Aliyah.
"Nanti juga akan kami lakukan fisioterapi supaya perkembangan sesuai dengan usia. Memang agak sedikit terlambat karena sebelumnya posisi mereka menempel, tidak bisa tengkurap, dan lainnya," ucap Eko.
"Kami akan terus monitor perkembangan hingga usia dua tahun," imbuhnya.
Ibu Aisyah dan Aliyah, Susi Sulistyo menyampaikan terima kasih kepada tim dokter RSSA dan RSUD dr Soetomo Surabaya yang telah memberikan bantuan mulai sebelum bayi kembar tersebut dilahirkan.
Dia mengatakan baru mengetahui kondisi Aisyah dan Aliyah kembar siam saat usia kandungan menginjak 6-7 bulan.
Sejak saat itu, kondisi ibu beserta kedua bayinya berada dalam penanganan tim dokter RSUD Saiful Anwar hingga proses operasi pemisahan.
"Saya baru mengetahui pada usia kandungan 6-7 bulan, bayi kembar dan ada yang menempel pada bagian dada dan perut. Dirujuk ke RSSA, dan akhirnya ditangani tim dokter sampai saat ini. Saya bersyukur dan berterima kasih," katanya.
Setelah seminggu lebih menjalani operasi dan perawatan, bayi kembar siam Aisyah dan Aliyah dipulangkan. Operasi pemisahan itu pertama kalinya bagi RSSA.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News