Kasus Dana Hibah: Anak Djamil Pasaribu Cari Kejelasan Jatah Angggota Meninggal

Sabtu, 19 Agustus 2023 – 11:45 WIB
Kasus Dana Hibah: Anak Djamil Pasaribu Cari Kejelasan Jatah Angggota Meninggal - JPNN.com Jatim
Anak anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 Sabron Djamil Pasaribu Novanda. Foto: Dok. Pribadi Novanda.

Novan mengaku tidak punya keinginan menguasai dana hibah Pokmas almarhum ayahnya. Dia hanya ingin memastikan hal tersebut dikelola sebagaimana mestinya.

“Apakah dana itu dimakan sendiri, dibagi-bagi atau dimakan setan. Kalau memang turun, seharusnya dikelola dengan baik karena di situ ada hak Pak Sabron selaku anggota dewan dan didistribusikan ke para konstituen,” katanya.

Novan sendiri sudah turun ke lapangan dan menemui konstituen Sabron di Dapil 8 (Kota/Kabupaten Kediri). Mereka menjawab tidak ada dana hibah yang turun pada tahun 2021 sejak sang ayah meninggal dunia.

"Mereka juga sempat bertanya balik dan merasa heran, apakah orang meninggal bisa mendistribusikan dana hibah," ucapnya.

Novan menambahkan hingga kini dia terus memperjuangkan kejelasan dana hibah Pokmas yang seharusnya dipergunakan untuk orang banyak. 

"Itu amanah dari ayah. Dana itu untuk kepentingan orang banyak, bukan dinikmati segelintir orang. Mungkin ini waktunya saya dan pokmas-pokmas mendapat kejelasan," kata dia.

Dari data di KPK hibah DPRD Jatim dari tahun 2020-2023, jumlahnya 131 aspirator, padahal jumlahnya 120 orang. Dana hibah itu juga diketahui turun ke anggota dewan yang sudah meninggal dunia.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Sri Subiati dinyatakan meninggal dunia Agustus 2021 pada tahun 2022 tetap mendapat jatah hibah Rp1.363.366.000.

Anak Djamil Pasaribu Novanda T pertanyakan jatah anggota yang meninggal dari kasus dana hibah DPRD Jatim.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News