BHS Dorong Pos Penjagaan Perlintasan Sebidang Kereta Punya Fasilitas Lengkap

BHS mendorong adanya standarisasi seperti yang sudah ditetapkan oleh KAI.
KAI juga harus mengeluarkan standarisasi yang dilakukan dishub untuk memasang semua kelengkapan fasilitas di perlintasan sebidang.
“Termasuk alarm early warning system (EWS). Jadi, begitu ada kereta langsung bunyi. Di Sidoarjo ada beberapa yang mati. Di sini sudah otomatis,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak ada kata masalah terkait anggaran untuk membangun pos di perlintasan sebidang.
“Satu nyawa publik tidak melebihi anggaran APBD. Jadi warga harus dilindungi. Tidak ada alasan membangun pos perlintasan karena kekurangan anggaran.
Semua pos dan fasilitas yang ada harus sesuai standarisasi yang sudah ditentukan baik oleh KAI maupin dishub.
“Semua sistem harus ada dan dilengkapi. EWS, pemadam kebakaran, jam dinding, HT, kamar mandi. Semoga pelintasan sebidang bisa sesuai standar di seluruh Indonesia,” pungkas BHS. (mcsr12/jpnn)
Pengamat Transportasi dan Kebijakan Publik Bambang Haryo Soekartono mendorong perlintasan sebidang kereta punya fasilitas yang lengkap demi keselamatan.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News