Tingkatkan Ekonomi, Pemkab Sumenep Ekspor 12 Makanan Tradisional ke Malaysia

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melakukan test market produk lokal hasil UMKM ke Malaysia. Sebanyak 12 jenis makanan tradisional pun akan diekspor ke Negeri Jiran tersebut.
Pengeksporan belasan jenis makanan tradisional ini melalui kerja sama antara pengelola mal UMKM dengan buyer Malaysia
Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan pemasaran produk UMKM ke luar negeri bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menembus pasar internasional dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Sumenep,” ujar Fauzi tertulis, Selasa (6/6).
Para pelaku UMKM telah diminta menjaga kualitas produknya, bahkan meningkatkan mutu produk, seperti rasa dan kemasan. Menurutnya, produk baik akan memberikan kepuasan terhadap konsumen dan memiliki nilai jual tinggi.
“Apabila konsumen merasa cocok dengan produk, itu jelas meningkatkan kepercayaan pasar dan memiliki tingkat loyalitas tinggi untuk membelinya sehingga memberikan keuntungan bagi UMKM,” katanya.
Potensi-potensi produk dan komoditas yang bisa diekspor, terutama turunan dari bahan mentah agar memiliki nilai ekonomis tinggi.
“Pemkab Sumenep berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran hingga ekspor ke luar negeri,” tuturnya.
Pemkab Sumenep mengekspor 12 jenis makanan tradisional ke Malaysia untuk meningkatkan perekonomian pelaku UMKM.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News