BPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks di Wisata Kya-Kya Surabaya, Alamak

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya berupaya memberikan edukasi tentang makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.
Imbauan tersebut muncul dikarenakan ada temuan pedagang yang memakai boraks pada kandungan makanannya.
Petugas telah menguji 14 sampling makanan di wisata Kembang Jepun Kya-Kya, Masjid Al-Akbar, hingg sentra takjil di sejumlah pasar.
Baca Juga:
Kepala BPOM Surabaya Rustyawati mengatakan nantinya pedagang itu akan dilakukan pembinaan dengan dicarikan bahan pengganti boraks.
"Pembinaan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya," ujar Rustyawati
Menurutnya, keberadaan bahan boraks akan ditelusuri sampai ke hulu. Kalau sudah menyentuh pedagang maka benda tersebut sudah berada di hilirnya.
"Uji sampling bukan hanya menemukan boraks pada makanan, tetapi juga untuk mengetahui bahan berbahaya seperti formalin, formalin b, dan pewarna tekstil," tuturnya.
Diharapkan setelah diberi pemahaman, para pedagang bisa menyampaikannya kepada rekan-rekan lain, disamping pihaknya terus melakukan pembinaan.
1 makanan dicampur boraks ditemukan oleh BPOM di wisata Kya-kya Surabaya
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News