Ciptakan Inovasi, Siswa Binaan YISB Raih Medali Perak dan Emas di Ajang YISF

Dari ide tersebut, tim mengembangkan inovasi dengan cara mengekstrak eceng gondok menjadi tablet effervescent.
Hasilnya cukup efektif, di mana satu tabletnya seberat lima gram mampu menghilangkan 85 persen kandungan ion logam berat pada satu liter air.
Tak hanya itu, YISB juga mengirimkan dua tim binaan lainnya, yakni Papua Bisa asal Manokwari. Di dalamnya berisi siswa-siswi berprestasi yang juga meraih medali emas pada kategori environment technology kelas SMA.
"Mereka meneliti tingkat kejernihan air di Manokwari berdasarkan kandungan invertebrata. Sampelnya ada dua, yakni Sungai Mandopi dan Aimasi," ucapnya.
Tim Papua Bisa asal Sorong meraih medali perak pada kategori innovation technology kelas SMA membuat kemasan penyimpanan ikan asap bertahan lama hingga satu tahun. Foto: Arry Saputra/JPNN.
Tim terakhir yang dikirimkan bersama Papua Biasa asal Sorong. Pada ajang tersebut mereka meraih medali perak pada kategori innovation technology kelas SMA.
Mereka membuat inovasi berupa kemasan tempat penyimpanan ikan asap yang bisa bertahan lebih lama.
Tiga tim binaan dari YSIB meraih medali perak dan emas dalam ajang YSIF atas inovasi yang mereka buat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News