PAD Parkir Surabaya Jauh dari Target Rp 35 Miliar, Komisi B Nilai Tidak Realistis

Jumat, 30 September 2022 – 18:00 WIB
PAD Parkir Surabaya Jauh dari Target Rp 35 Miliar, Komisi B Nilai Tidak Realistis - JPNN.com Jatim
Tempat parkir di kantor Pemkot Surabaya (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sekretaris Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Mahfudz menanggapi pernyataan Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru terkait target pendapatan asli daerah (PAD) sektor parkir.

PAD parkir saat ini masih di angka Rp 12 miliar dari target Rp 35 miliar. Angka tersebut masih jauh dari target, tetapi akhir tahun Tundjung meyakini bisa tercapai.

Dia berpendapat soal PAD 2022 dari sektor parkir yang dilaporkan Dishub Surabaya tidak realistis dan mengalami banyak kebocoran.

Menurut dia, banyak kafe atau tempat usaha lain yang parkirnya di tepi jalan berpotensi besar, tetapi tak diambil alih Dishub. Hal itu menjadi penyebab PAD parkir turun.

Dia pun meminta Dishub Surabaya mengambil alih parkir liar tersebut agar menjadi sumber PAD.

"Kami menemukan masih banyak ratusan titik parkir yang belum dikelola oleh Dishub sehingga menjadi liar. Kami berharap itu dimaksimalkan untuk menambah pendapatan daerah," kata Mahfudz, Kamis (29/9).

Maka dari itu, Mahfudz meminta titik parkir yang dikelola Dishub Surabaya diperketat dengan sistem.

"Saya kira jika itu dilakukan dan dikelola secara maksimal, maka target Rp 35 miliar itu kecil," ujar dia. (antara/mcr12/jpnn)

Komisi B DPRD Kota Surabaya menilai PAD Parkir tidak realistis dan diduga alami kebocoran akibat banyaknya parkir liar yang tak dikelola Dishub.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News