Antisipasi Kekerasan, PWNU Jatim Dirikan 40 Posko Pesantren Ramah Anak

Kamis, 22 September 2022 – 15:15 WIB
Antisipasi Kekerasan, PWNU Jatim Dirikan 40 Posko Pesantren Ramah Anak - JPNN.com Jatim
PWNU Jatim mendirikan posko pesantren ramah anak. Foto/Ilustrasi: Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berencana mendirikan 40 posko pesantren ramah anak.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kasus kekerasan pada anak di lingkungan pondok pesantren.

Sekretaris PWNU Jawa Timur Prof Akhmad Muzakki mengungkapkan tujuan pendirian posko itu untuk membantu melakukan pengawasan, antisipasi, pencegahan, dan penanganan cepat serta terarah jika terjadi kasus kekerasan pada anak.

“Dengan adanya program itu, dapat memberikan jaminan tambahan bagi wali santri akan keberadaan putra-putrinya di pesantren,” kata Prof Muzakki, Kamis (22/9).

Prof Muzakki mengatakan selama ini, pondok pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan yang terbukti memberikan layanan pengajaran, pendidikan ilmu, dan akhlak sehingga memberi motivasi kehidupan.

“Posko Pesantren Ramah Anak akan di-launching oleh PWNU Jawa Timur dalam waktu dekat,” ujarnya.

Pembentukan posko pesantren ramah anak itu pun didukung oleh pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib.

Kiai Salam, sapaan akrabnya, mendukung adanya upaya-upaya konkret agar masalah kekerasan dan perundungan anak tidak terjadi di pondok pesantren ke depannya.

Dalam rangka mencegah kekerasan pada anak, PWNU Jatim bakal merilis 40 posko di pondok pesantren.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News