Ratusan Sapi NTT Tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Pengirim Telat Menerima Info

Jumat, 13 Mei 2022 – 14:00 WIB
Ratusan Sapi NTT Tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Pengirim Telat Menerima Info - JPNN.com Jatim
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, Adik Dwi Putranto (ANTARA/Malik Ibrahim)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan sapi tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan dilarang bongkar muat oleh otoritas pelabuhan karena aturan terkait penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan pihaknya mendapat laporan tertahannya ratusan sapi dari salah seorang pengusaha ternak yang mencari solusi terkait masalah itu.

Adik mendorong pemerintah memberikan solusi bagi pengusaha ternak, khususnya sapi yang mengalami masalah pengiriman sehingga arus ekonomi tidak terhambat.

Adapun 746 ekor sapi yang tertahan itu berasal dari NTT yang dikirim dengan tujuan DKI Jakarta dan Jatim.

Pengusaha ternak saat mengirim sapi dari daerah asal belum diberlakukan aturan PMK serta kejadian luar biasa (KLB) dan ketika sampai, aturan tersebut baru diberlakukan.

"Kami minta agar ada perlakuan khusus atau keringanan. Sapi itu bukan dari luar negeri serta tidak bermasalah dalam perizinan. Ada info juga beberapa ekor mati," kata Adik.

Jatim menjadi daerah pertama di Indonesia ditemukan PMK pada sejumlah sapi sehingga pemerintah setempat mengeluarkan aturan penutupan masuk keluarnya ternak di daerah itu.

Beberapa daerah di Jatim juga diberlakukan status kejadian luar biasa (KLB) PMK, seperti di Kabupaten Gresik.

Sebanyak 746 ekor sapi tersendat pengirimannya di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akibat aturan
Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News