Surabaya PPKM Level 1, Wali Kota Eri Minta Hal Ini, Enggak Muluk-Muluk

Kamis, 24 Maret 2022 – 19:36 WIB
Surabaya PPKM Level 1, Wali Kota Eri Minta Hal Ini, Enggak Muluk-Muluk - JPNN.com Jatim
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pengarahan kepada jajarannya di Convention Hall Jalan Arief Rahman Hakim, Surabaya, Kamis (24/3). Foto : Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersyukur karena Kota Pahlawan sudah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Dia meminta, ke depan ekonomi kerakyatan terus digerakkan. Menurutnya, yang dilakukan Pemkot Surabaya selama ini sudah diperkuat dengan peraturan dari pemerintah pusat, bahwa 40 persen APBD harus dikerjakan oleh UMKM.

"Gerakkan ekonomi kerakyatan ini harus bisa dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," ujar Eri saat memberikan pengarahan kepada jajarannya di Convention Hall, Jalan Arief Rahman Hakim, Surabaya, Kamis (24/3).

Dia meminta untuk dicek dan diperbaiki kembali data MBR yang ada di Surabaya.

Mantan Kepala Bappeko itu juga meminta dibuatkan SOP tentang pengecekan dan pendataan MBR. Apabila data sudah clear bisa dipetakan guna diberikan berbagai intervensi.

Misalnya, seperti diberi pekerjaan membuat paving, memanfaatkan tambak, dan juga aset pemkot lainnya.

"Kalau suaminya sudah punya pekerjaan, jangan disuruh keluar, tetapi istri atau anaknya yang diberi pekerjaan seperti menjadi entrepreneur dan sebagainya. Ini yang harus dilakukan,” tutur Eri. (mcr23/jpnn)

Wali Kota Eri Cahyadi minta ekonimi kerakyatan digerakkan lalu dibuatkan SOP pengecekan dan pendataan MBR agar masyarakat segera bisa menikmatinya

Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News