Warga Sidoarjo Melihat Kejanggalan Saat Memandikan Jenazah Balita, Ternyata

Selasa, 02 November 2021 – 21:09 WIB
Warga Sidoarjo Melihat Kejanggalan Saat Memandikan Jenazah Balita, Ternyata - JPNN.com Jatim
Terduga pelaku penganiayaan anak tiri berusia tiga tahun saat dikeroyok warga. Foto: Tangkapan layar video beredar di WhatsApp

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Warga Dusun Kedungsolo, Desa Kedungkampil, Porong, Sidoarjo menemukan sebuah kejanggalan sebelum memakamkan seorang balita berinisial RZ, Senin (1/11) malam.

Warga awalnya mendapat informasi bahwa anak dari Wiwik Agustin itu meninggal akibat terjatuh dari kamar mandi.

Namun, Mat, salah seorang warga menemukan keanehan. Dia mengaku melihat mata bocah perempuan berusia tiga tahun itu tak terpejam. Selain itu, terdapat luka bekas sulutan rokok di tubuh gadis kecil tersebut.

"Saya curiga, saat jenazah dimandikan banyak luka memar dan sulutan rokok. Di bagian kepala yang tertutup rambut juga ada luka," ungkap Mat.

Berbekal kecurigaan itu, Mat melapor ke Bhabinkamtibmas Kedungsolo. Warga yang mengetahui kabar tentang dugaan penganiayaan berbondong-bindong mendatangi rumah duka.

"Awalnya ditanya soal hasil visum, ayah tirinya bilang keluarnya besok pagi dari RSUD Sidoarjo. Warga enggak percaya begitu saja, ya, langsung emosi memukul," ujar dia.

Warga sangat geram dan memukuli pria yang diketahui bernama Dicki Setiawan itu. Beruntung, aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera membubarkan amukan massa.

Kapolsek Porong Kompol Rochsullulah membenarkan menangkap terduga pelaku penganiayaan.

Warga Sidoarjo melihat adanya banyak luka di tubuh balita 3 tahun saat dimandikan
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News