Nadiem Makarim Sebut Musik Tradisi akan Masuk dalam Program Pendidikan

Rabu, 27 Oktober 2021 – 11:06 WIB
Nadiem Makarim Sebut Musik Tradisi akan Masuk dalam Program Pendidikan - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Anggota sanggar Aliran Batang Kuantan memainkan talempong kayu di Nagari Durian Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Minggu (5/9/2021). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pembelajaran musik tradisi akan dimasukkan ke dalam program pendidikan formal maupun informal.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim ketika menghadiri rangkaian acara Festival Musik Tradisi Indonesia 2021, yang dilaksanakan di Danau Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Rabu.

"Rencananya pembelajaran musik tradisi Nusantara akan dimasukkan dalam pendidikan formal dan informal. Ini agar anak-anak Indonesia juga kelak menjadi pelestari budaya," kata Nadiem.

Dia mengatakan Festival Musik Tradisi Indonesia-Danau Toba tersebut merupakan bagian dari upaya pemajuan kebudayaan.

"Kolaborasi untuk memajukan kebudayaan adalah hal yang sangat penting," ujarnya.

Semangat yang sama disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Hilmar Farid.

Hilmar menjelaskan Festival Musik Tradisi Indonesia-Danau Toba 2021 fokus pada isu alih generasi dalam upaya pelestarian budaya.

"Dalam festival ini yang terpenting adalah alih generasi atau regenerasi musik tradisi. Harapannya, kegiatan ini bisa menanamkan semangat yang baru di kalangan anak-anak muda, utamanya perihal musik tradisi,” paparnya. (antara/mcr17/jpnn)

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menyebut pembelajaran musik tradisi akan dimasukkan ke dalam program pendidikan formal maupun informal.
Sumber Antara