Tren Pertumbuhan Kebutuhan Listrik di Madura Tinggi

Senin, 06 September 2021 – 21:42 WIB
Tren Pertumbuhan Kebutuhan Listrik di Madura Tinggi - JPNN.com Jatim
Penandatanganan kesepakatan kerja sama PLN dengan Pemkot Surabaya dalam pengamanan bahaya kebakaran pada pembangunan SKTT 150 kV yang berada di Jembatan Suramadu. (ANTARA/HO-PLN UID Jatim)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa-Bali-Madura (UIT JBM) bakal menambah saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV di Jembatan Suramadu, lantaran kebutuhan listrik di Madura cukup tinggi.

GM PT PLN (Persero) UIT JBM Suroso menerangkan penambahan SKTT merupakan hal penting karena kabel yang terpasang saat ini baru dua sirkit memiliki daya 300 MW.

"Sedang kebutuhan di Madura mencapai 280 MW dan pertumbuhan listriknya juga cukup signifikan," kata Suroso, Senin (6/9).

GM PLN UIP Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB), Djarot Hutabri memaparkan penambahan konstruksi 2 sirkit nantinya berlangsung sekitar satu setengah tahun dimulai akhir 2021.

Dengan penambahan itu, jumlahnya kelak menjadi empat sirkit dengan total 12 kabel pada SKTT 150 kV di Jembatan Suramadu.

Sebagai langkah awal, PLN pun melakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan Pemkot Surabaya dalam pengamanan bahaya kebakaran pada pembangunan SKTT 150 kV yang berada di Jembatan Suramadu.

SKTT 150 kV mengalirkan suplai listrik dari Gardu Induk Kedinding ke GI Bangkalan melalui Jembatan Suramadu untuk menjamin keandalan listrik di Pulau Madura mulai Bangkalan hingga Sumenep. (antara/mcr13/jpnn)  

PLN bakal menambah saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV di Jembatan Suramadu, lantaran kebutuhan listrik di Madura cukup tinggi.
Sumber Antara