Warga Jatim, Sertifikat Vaksin Sebaiknya Jangan Dicetak, Bahaya..

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Warga Jawa Timur sebaiknya sertivikat vaksin yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi tidak dicetak. Karena akan memungkinkan terjadi penyalahgunaan data.
Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Satgas Penanganan Covid-19 dalam konferensi pers yang dilansir dari kanal Sekretariat Presiden di YouTube.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan bajwa mencetak sertifikat vaksinasi bisa membahayakan data pribadi pemiliknya.
"Di dalam sertifikat vaksin terdapat QR code yang berisi data pribadi. Oleh karena itu, sebaiknya masyarakat diminta untuk gunakan aplikasi PeduliLindungi saja," kata Wiku
Menurut Wiku, masyarakat harus pintar-pintar menjaga data pribadi yang terkandung dalam QR Code di dalam sertifikat vaksin Covid-19.
"Mengunduh aplikasi PeduliLindungi akan membuat masyarakat tidak perlu lagi mencetak sertifikat vaksin," paparnya.
Baca Juga:
Dengan begitu, lanjut dia, data pribadi akan terlindungi dari kebocoran data dan penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebelumnya, masyarakat yang sudah menerima vaksin diberi sertifikat digital di dalam Aplikasi PeduliLindungi sebagai bukti telah melakukan imunisasi tersebut. (tan/mcr17/jpnn)
Warga Jawa Timur sebaiknya sertivikat vaksin yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi tidak dicetak.
Redaktur & Reporter : Febriansyah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News