Perusahaan di Mojokerto Diminta Bikin Tempat Isolasi Terpusat

Kamis, 29 Juli 2021 – 15:37 WIB
Perusahaan di Mojokerto Diminta Bikin Tempat Isolasi Terpusat - JPNN.com Jatim
Forkopimda Kabupaten Mojokerto saat melakukan pengecekan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan setempat, Rabu (28/7/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Mojokerto/IS)

jatim.jpnn.com, MOJOKERTO - Sejumlah perusahaan di Mojokerto diminta menyediakan tempat isolasi dengan sistem terpusat.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan dirinya mendapat beberapa saran dan rekomendasi terkait pengetatan prokes di lingkungan industri.

Sejumlah saran tersebut diterima Ikhfina saat melakukan pengecekan langsung prokes di dua pabrik mamin, yakni PT. Yakult dan PT. Aice di kawasan Ngoro Industrial Park (NIP) Kecamatan Ngoro pada Rabu (28/7).

"Langkahnya, antara lain checklist kesehatan terstandar prokes Covid-19, sistem pengamanan kesehatanpekerja industri," kata Ikfina, Kamis (29/7).

Salah satu yang paling ditekankan Ikfina yang juga bertugas sebagai Ketua Satgas Covid-19 ialah penyediaan tempat isolasi dengan sistem terpusat yang disediakan oleh perusahaan.

"Aturan ini mengacu pada SE Kementerian Perindustrian RI No. 3/2021 tentang Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19," katanya.

Ikfina menjelaskan pemerintah tengah menyosialisasikan isolasi mandiri di satu tempat terpusat agar bisa dipantau.

"Perusahaan harus siapkan tempat isolasi terpusat khusus untuk karyawannya jika terpapar Covid-19," kata bupati.

Ikfina juga mengatakan bahwa Pemkab Mojokerto sedang mempersiapkan tempat isolasi terpusat, yang direncanakan di Gedung Diklat Claket Kecamatan Pacet.

"Nanti kita sediakan bed sekitar 202, dan lokasi ini khusus untuk orang tanpa gejala (OTG). Untuk kertersediaan oksigen, kita pastikan cukup aman untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Mojokerto," ucap Ikfina Fahmawati. (mcr6/antara/jpnn)