Rektor Unair: Varian Anyar Covid-19 Bangkalan Mirip dengan Mutasi di Kudus

Senin, 14 Juni 2021 – 20:00 WIB
Rektor Unair: Varian Anyar Covid-19 Bangkalan Mirip dengan Mutasi di Kudus - JPNN.com Jatim
Rektor Unair Prof. Mohammad Nasih saat memberi keterangan kepada wartawan di Surabaya, Senin (14/6/2021). (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Hasil penelitian Universitas Airlangga mendapati temuan varian anyar Covid-19 di Bangkalan, Madura, mirp dengan spesimen dari Kudus, Jawa Tengah.

Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof. Mohammad Nasih mengatakan dari hasil uji Institute Tropical Disease (ITD) terhadap temuan varian anyar Covid-19 di Bangkalan merupakan mutasi asal India.

"Kami belum bisa menyimpulkan apa-apa karena sampel yang baru bisa diidentifikasi masih tiga," kata Prof. Nasih di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/6).

Prof. Nasih menjelaskan ITD hanya berhasil mengidentifikasi tiga spesimen karena 24 sampel Covid-19 dari Bangkalan yang diterima tidak sempurna.

Dari tiga sampel yang berhasil teridentifikasi dengan sempurna, lanjut Prof. Nasih, hasilnya sudah disampaikan kepada Menteri Kesehatan, Gubernur Jawa Timur, dan Kepala Dinas setempat.

"Intinya kami belum bisa menyimpulkan macam-macam, karena sampel yang kami dapat masih sangat sedikit, dan ada beberapa sampel yang bermasalah," katanya.

Nasih pun menekankan bahwa kasus Bangkalan ini harus direspons secara khusus dan penanganannya harus spesifik karena menyangkut penyebaran yang sangat kuat dan cepat.

"Kita mendengar bahwa ada peningkatan di Rumah sakit Khusus Infeksi Universitas Airlangga (RSKI Unair). Ini menandakan bahwa ada proses penularan yang cukup cepat," katanya. (mcr6/antara/jpnn)

Hasil penelitian Universitas Airlangga mendapati temuan varian anyar Covid-19 di Bangkalan, Madura, mirp dengan spesimen dari Kudus, Jawa Tengah.