Berita soal Bahaya BPA dalam Galon Isi Ulang Dinilai Menyesatkan

Selasa, 08 Juni 2021 – 10:50 WIB
Berita soal Bahaya BPA dalam Galon Isi Ulang Dinilai Menyesatkan - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Galon air minum isi ulang. (ANTARA Jatim/CHN)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) menyebut pemberitaan seputar bahaya minum dari galon isi ulang yang mengandung Bisofenol A (BPA) sangat menyesatkan.

"Selama ini kami masih menggunakan air galon guna ulang," kata Ketua PDNU dr Muhammad S Niam di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/6).

Niam mengatakan pihaknya belum pernah menemukan kasus warga yang terserang penyakit karena telah meminum air dari galon isi ulang.

Dia mengatakan bahaya penggunaan galon isi ulang baru dapat diketahui jika sudah ada kajian ilmiah dari sejumlah peneliti terkait kadungan BPA.

"Sulit menyebut penggunaan galon isi ulang berbahaya kalau jurnal ilmiahnya saja tidak ada," ucapnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan pernyataan resminya kepada publik terkait pemberitaan soal senyawa BPA pada air minum dalam kemasan (AMDK).

Hal itu dilakukan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa AMDK galon guna ulang yang beredar hingga kini aman untuk dikonsumsi.

Penjelasan BPOM RI tentang kandungan BPA pada kemasan galon AMDK yang digunakan secara berulang ini dirilis Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan di laman resmi BPOM RI.

Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) menyebut pemberitaan seputar bahaya minum dari galon isi ulang yang mengandung Bisofenol A (BPA) sangat menyesatkan.