Guru di Sampang Diduga Pukul Muridnya yang Gaduh, Dipolisikan, Akhirnya Begini

Minggu, 09 Januari 2022 – 16:09 WIB
Guru di Sampang Diduga Pukul Muridnya yang Gaduh, Dipolisikan, Akhirnya Begini - JPNN.com Jatim
Kekerasan. Foto : Ricardo/JPNN com

jatim.jpnn.com, SAMPANG - Seorang guru di SMPN 1 Camplong, Sampang dilaporkan lantaran diduga melakukan kekerasan terhadap muridnya pada September 2021. Kekinian, kasus tersebut berakhir damai setelah mediasi yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang.

Kepala Disdik Sampang, Edi Subianto menerangkan kasus dugaan kekerasan itu terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

"Siswa yang menjadi korban kekerasan melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya. Lalu, orang tua siswa langsung melaporkannya ke Mapolres Sampang," katanya, Minggu (9/1).

Disdik Sampang pun berupaya melakukan mediasi guna mendamaikan kedua belah pihak.

"Pada Sabtu (8/1), telah tercapai kesepakatan damai antara guru dengan orang tua siswa. Kami berharap kasus itu tidak terulang lagi karena menyangkut citra baik lembaga pendidikan," ujar Edi.

Hasil penyidikan Polres Sampang menyebutkan tindak kekerasan tersebut memang terjadi. Penyebabnya, para siswa membuat kegaduhan di dalam kelas. Walhasil, sebanyak 10 orang siswa dipukul dan dijemur di lapangan sekolah oleh guru berinisial W.

Menurut Edi, maksud guru itu sebenarnya baik. Dia ingin membina siswa didik untuk berdisiplin dan beretika. Hanya saja, cara kekerasan fisik seperti yang dilakukannya tidak dibenarkan di era saat ini.

"Kami juga tidak bisa menyalahkan para orang tua siswa yang melaporkan kasus itu ke polisi. Tentu mereka telah memahami pola pendidikan dengan cara-cara kekerasan merupakan tindakan terlarang," tuturnya.

Kasus kekerasan dalam dunia pendidikan kembali terjadi di Sampang. Kali ini, seorang guru diduga melakukan pemukulan terhadap muridnya. Lengkapnya begini.
Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News