Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru Bertambah, Jadi 46 Jiwa

Minggu, 12 Desember 2021 – 10:39 WIB
Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru Bertambah, Jadi 46 Jiwa - JPNN.com Jatim
Petugas ketika evakuasi korban erupsi Gunung Semeru (7/12). Foto: Ridho Abdullah/JPNN.COM

jatim.jpnn.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru hingga Sabtu (11/12) pukul 18.00 WIB menjadi 46 jiwa.

"Adapun, sembilan jiwa lainnya masih dinyatakan hilang, luka berat 18, dan luka ringan 11 orang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) yang terdiri atas personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, sukarelawan, dan warga dibagi ke dalam empat grup.

Tiga grup di antaranya berfokus pada pencarian di tiga sektor, sedang satu lainnya bersiaga mengevakuasi dan membantu pendataan warga terdampak bencana.

Grup sektor pertama melakukan pencarian di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan. Grup kedua di daerah tambang Pasir H. Satuhan. Grup ketiga di Dusun Kebondeli dan Kampung Renteng.

Abdul mengatakan kondisi cuaca hujan terkadang menghambat proses pencarian korban hilang. Di tengah cuaca yang kurang baik, Basarnas sebagai koordinator pencarian perlu memastikan keamanan tim SAR.

Total warga yang mengungsi pada Sabtu (11/12) tercatat berjumlah 9.118 jiwa yang terdiri atas penyintas laki-laki sebanyak 4.435 jiwa dan perempuan 4.683 jiwa.

BNPB yang dibantu para sukarelawan pun terus memperkuat pendataan di lapangan agar penyintas rentan dapat segera diidentifikasi.

BNPB mencatat penambahan korban meninggal erupsi Gunung Semeru hingga Sabtu (11/12) petang.