Sampai Minggu, Gunung Semeru Masih Tertutup Kabut Disertai Hujan

Senin, 06 Desember 2021 – 10:15 WIB
Sampai Minggu, Gunung Semeru Masih Tertutup Kabut Disertai Hujan - JPNN.com Jatim
Warga membersihkan atap rumah mereka setelah erupsi Gunung Semeru. Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - BPBD Provinsi Jawa Timur melaporkan hingga Minggu (5/12), visual Gunung Api Semeru masih tertutupi kabut, disertai hujan dengan intensitas sedang dan aktivitas APG masih terus berlangsung.

BPBD Kab. Lumajang tetap memonitor dan melakukan koordinasi dengan PPGA tentang perkembangan guguran awan panas Gunung Semeru. Sementara pada Minggu sore sekitar pukul 16.40 WIB, getaran pada seismograf terpantau sudah mengecil.

Kepala BPBD Jatim, Budi Santosa mengatakan terdapat beberapa titik lokasi pengungsian yang telah ditetapkan.

“Titik pengungsian itu, antara lain, di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Kamar Kajang, rumah warga yang aman, Masjid Jarit Kec. Candipuro,” ujarnya.

Pendataan terkait dengan jumlah pengungsi terus dilakukan oleh BPBD Jatim dan Kab Lumajang.

Budi mengatakan tingkat aktivitas Gunung Semeru sendiri berada di Level II (Waspada).

“Beberapa lokasi yang terdampak, yakni Kec. Pronojiwo, di antaranya, Desa Curah Kobokan, Desa Supiturang dan Kec. Candipuro, dan terparah, Desa Sumberwuluh,” jelasnya.

Sementara itu, untuk dampak yang ditimbulkan dari erupsi Gunung Semeru, yaitu putusnya Jembatan Gladak Perak, Desa Curah Kobokan. Sehingga, beberapa lokasi tidak bisa diakses dari Kab. Lumajang dan alternatifnya memutar melalui Kab. Malang.

Gunung Semeru masih tertutupi kabut, disertai hujan dengan intensitas sedang, dan aktivitas APG terus berlangsung.