Aini Beber Penyebab Perempuan Korban Kekerasan Enggan Melapor

Kamis, 02 Desember 2021 – 17:13 WIB
Aini Beber Penyebab Perempuan Korban Kekerasan Enggan Melapor - JPNN.com Jatim
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. Foto/dok: JPNN.com

jatim.jpnn.com, JEMBER - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat pada 2021. Namun, keberanian korban untuk melapor masih relatif rendah.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Jember, Rizki Nur Aini, Selasa (30/11).

Aini mengutarakan fenomena tersebut disebabkan masih rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kekerasan pada perempuan dan anak.

Dia juga menilai hingga kini, upaya mengungkap kekerasan yang dialami perempuan dan anak masih dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat.

"Sehingga, kaum perempuan enggan untuk melapor,” kata Aini, mengutip laman Pemkab Jember, Kamis (2/12).

Maka dari itu, Aini pun mendorong supaya kaum perempuan tidak ragu untuk melapor apabila mengalami kekerasan. Di samping itu, dukungan publik sangat berperan dalam kasus itu.

Menurut dia, partisipasi publik difokuskan pada three ends, yakni stop kekerasan pada perempuan dan anak, stop perdagangan orang, dan stop kesenjangan ekonomi pada perempuan.

“Penghapusan kekerasan pada perempuan dan anak adalah tanggung jawab semua pihak, bukan kepolisian saja. Masyarakat harus menyadari bahwa ada sanksi tegas terhadap itu semua,” ujar dia.

Aini mengutarkan masih banyak perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, tetapi masih enggan melapor.