Duka dan Harapan Cak Imin atas Wafatnya Ratusan Kiai NU selama Pandemi Covid-19

Rabu, 14 Juli 2021 – 15:02 WIB
Duka dan Harapan Cak Imin atas Wafatnya Ratusan Kiai NU selama Pandemi Covid-19 - JPNN.com Jatim
Ketum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar. Foto: Ricardo/JPNN.com

jatim.jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku sangat bersedih atas banyaknya Kiai Nahdlatul Ulama (NU) yang meninggal selama pandemi Covid-19.

”Baru-baru ini Indonesia banyak kehilangan kiai dan ulama. Almagfurlah Kiai Zainuddin Djazuli, Almagfurllah Kiai Fuad, Kiai Nawawi Sidogiri, dan para kiai-kiai lainnya yang semua itu adalah motivator, energi, dan sekaligus pengarah perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mari doakan beliau-beliau semua semoga diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT,” ujar Cak Imin, Senin (12/7).

Ketua Umum PKB ini juga mengajak seluruh kader partai untuk bersama-sama menjaga para kiai, terutama mereka yang sudah sepuh agar selamat dari pandemi ini.

Imbauan ini bukan tanpa sebab. Data dari Tim Panser NU selama kurun waktu 2020-2021 menunjukkan, jumlah ulama atau kiai yang wafat selama masa pandemi Covid-19 ini mencapai 644 orang.

Jumlah tersebut masih terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.

”Kepada teman-teman DPC, DPW, anggota DPR, Bupati, Gubernur, Wakil Gubernur, semuanya tolong dijaga kiai masing-masing. Jangan sampai berakibat terlambat darurat mengantisipasi,” tuturnya.

Cak Imin mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menerapkan kultur baru dengan menerapkan protokol kesehatan yang disiplin.

”Kepada para kiai yang sudah sepuh, saya kira tidak usah dicium tangannya dulu. Salaman di dada saja supaya beliau-beliau kita jaga.,” ucapnya. (mcr6/antara/jpnn)