Dilema Pencuri di Sidoarjo, Kirim Surat ke Korban, Curhat Terjerat Pinjol

Kamis, 21 Oktober 2021 – 19:54 WIB
Dilema Pencuri di Sidoarjo, Kirim Surat ke Korban, Curhat Terjerat Pinjol - JPNN.com Jatim
Ilustrasi pencurian. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Ada yang menyentuh hati dari aksi pembobolan rumah warga Sidoarjo. Sang maling mengembalikan sebagian barang curian kepada korban melalui layanan pesan antar ojek online (ojol), Rabu (20/10).

Di dalam paket itu, terdapat surat berisi permintaan maaf dan janji pencuri bakal mengembalikan barang curian apabila sudah memiliki uang.

Kejadian itu bermula dari Indris Ulfi Visvianto (39) yang tinggal di Taman Pondok Jati, Sidoarjo. Dia kaget lantaran beberapa barang berharga miliknya seperti laptop, kamera digital, ponsel, dan perhiasan seberat empat gram hilang dari lemari kamarnya.

Dia menduga barang-barang tersebut disikat maling ketika rumahnya kosong pada Selasa (19/10).

"Pencuri sepertinya masuk lewat angin-angin rumah di bagian jemuran," kata Indris, Kamis (21/10).

Indris pun melapor ke Polsek Taman, Sidoarjo sambil membawa rekaman CCTV sebagai barang bukti aksi pencurian yang terjadi di rumahnya. Polisi kemudian melakukan olah TKP selama sejam.

Tidak berselang lama, driver ojol mendatangi rumah Indris dan mengantar sebuah paket kardus. Saat dibuka, isinya sebagian barang korban, yakni laptop, kamera digital, ponsel, dan perhiasan.
"Perhiasan yang dikembalikan bukan emas seperti yang dicuri," ujar dia.

Menurut keterangan driver ojol, pengirim paket itu tercatat bernama Purwadi Widodo.

Begini cerita dilema seorang maling di Sidoarjo yang terpaksa membobol dan mencuri di rumah orang lantaran terjerat pinjol.