Mantan Sekretaris FPI: Rezim di Indonesia Dikit-dikit Ongkos dan Pajak

Jumat, 22 Januari 2021 – 20:15 WIB
Mantan Sekretaris FPI: Rezim di Indonesia Dikit-dikit Ongkos dan Pajak - JPNN.com Jatim
Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman bersama Habib Rizieq Shihab. Foto: Ricardo/JPNN

jatim.jpnn.com, JAKARTA - Mantan Sekretaris FPI, Munarman, menyebut Indonesia saat ini dibawah rezim yang membuat para pejabat doyan terlibat pungli.

"Emang rezim Indonesia, sedikit-sedikit ditarik ongkos dan pajak," tegas dia.

Pernyataan tersebut ia sampaikan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah karena tidak mampu menyelesaikan kasus kematian 6 laskar FPI pengawal Habib Rizieq.

Diketahui, Munarman yang juga tergabung dalam Tim Advokasi Korban Pelanggaran HAM melapor kasus kematian enam laskar FPI ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) di Belanda.

Munarman selaku salah satu anggota tim advokasi menerangkan, pihaknya tidak akan terpengaruh dengan upaya pemerintah yang membekukan seluruh rekening FPI dan afiliasinya.

"Itu cara rezim (pemerintahan Presiden Joko Widodo) berpikir. Makanya rezim blokir semua rekening orang FPI," kata Munarman ketika dikonfirmasi, Kamis (21/1) malam.

Menurut dia, sekalipun rekening FPI dan para afiliasinya dibekukan, masih ada sumber dana lain yang digunakan untuk memperjuangkan keadilan.

Namun, ia tak mau membeberkan dari mana dan berapa dana yang dihabiskan sampai mengadu ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) di Belanda.

Mantan Sekretaris FPI, Munarman, menyebut Indonesia saat ini dibawah rezim yang membuat para pejabat rawan terlibat pungli.