Sembunyikan Sabu-sabu di Anus, Tiga Napi Kediri ini Langsung Dibekuk Petugas Lapas

Senin, 06 September 2021 – 18:40 WIB
Sembunyikan Sabu-sabu di Anus, Tiga Napi Kediri ini Langsung Dibekuk Petugas Lapas - JPNN.com Jatim
Kepala Kesatuan Pengaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri, Ario Galih Maduseno menunjukkan foto barang bukti narkotika dan tiga tersangka pemiliknya di Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (6/9/2021) Tiga napi tersebut menyelipkan sabu-sabu dan pil koplo ke dalam anus mereka agar tak diketahui petugas ketika masuk ke lapas. Foto: Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk

jatim.jpnn.com, KEDIRI - Komika Coki Pardede beberapa hari lalu ditangkap karena penyalahgunaan obat terlarang. Berita tersebut heboh di media sosial. 

Viralnya pemberitaan penangkapan Komika bernama asli Reza Pardede tersebut selain karena ia seorang content creator juga terkait dengan cara Coki menggunakan sabu-sabu yang terbilang cukup aneh yakni lewat anus.

Namun sepertinya teknik pemakaian menggunakan anus atau dubur tersebut sudah biasa dikalangan "pengguna".

Bagaimana tidak, teknik tersebut juga ternyata dipakai oleh tiga warga binaan Lapas Kelas IIA di Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (6/9)

Namun bedanya, kali ini tiga orang tersebut tidak sedang dalam proses memakai barang candu itu, melainkan baru dalam percobaan penyeludupan.

Tiga napi tersebut menyelipkan sabu-sabu seberat 3,86 gram dan 10 butir pil koplo ke dalam anus mereka agar tak diketahui petugas ketika masuk ke lapas.

Sayangnya usaha tersebut gagal lantaran petugas berhasil mencurigai ketiganya.

Kepala Kesatuan Pengaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri, Ario Galih Maduseno menunjukkan foto-foto bukti penangkapan ketiga tersangka tersebut besrta barang penyelundupan narkotika mereka.

Dilansir dari Antara, tiga napi tersebut menyelipkan obat-obat terlarang itu ke dalam anus saat mengikuti program asimilasi dan edukasi di lahan pertanian. (antara/mcr17/jpnn)

Tiga napi menyelipkan sabu-sabu dan pil koplo ke dalam anus mereka agar tak diketahui petugas ketika masuk ke lapas.
Sumber Antara