Misteri Kematian Ibu & Bayi di Indekos Sidoarjo Terungkap, Kekasih Diduga Terlibat

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Misteri kematian ibu dan bayi di indekos Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo akhirnya terungkap.
Perempuan yang merupakan janda berinisial IT (30) tersebut diduga meninggal setelah melahirkan bayi laki-laki yang dikandung selama delapan bulan di kamar indekosnya.
Polisi mengungkapkan ketika IT melahirkan anaknya, seorang pria berinisial NM (35) warga Tanggulangin, Sidoarjo yang merupakan kekasihnya ikut mendampingi.
Kanit Reskrim Polsek Sukodono Iptu Vebby Andys mengatakan korban terpaksa melahirkan di dalam indekos dengan bantuan NM lantaran tak memiliki biaya untuk persalinan di rumah sakit.
"Laki-laki itu sebenarnya ikut membantu proses lahiran karena korban tidak mau dibawa ke rumah sakit atau klinik dengan alasan tidak punya biaya. Korban meninggal setelah melahirkan," ujar Vebby, Kamis (27/6).
Melihat kondisi IT yang tak bernyawa, NM memutuskan kabur ke wilayah Gresik. Namun, pelariannya tersebut tak berlangsung lama setelah polisi mengendus kebaradannya.
Pria beristri itu akhirnya ditangkap pada Rabu (26/6) pagi. Dia digelandang menuju Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan intensif atas dugaan keterlibatannya dalam kematian IT dan bayinya.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo dihebohkan dengan penemuan jenazah perempuan dan bayi di sebuah indekos.
Kematian ibu dan bayi di indekos kawasan Sukodono Sidoarjo ada keterlibatan dari pria yang merupakan kekasih korban.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News