Budi Setiawan Disebut Kena Getah, Ada Aktor Lain dalam Kasus Suap BK Jatim

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ikatan Alumni UPN Veteran Jawa Timur ikut menanggapi penetapan Budi Setiawan (BS) sebagai tersangka suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan Pemprov Jatim.
Eks Kepala BPKAD Jatim periode 2014-2016 itu diduga menerima suap terkait dengan alokasi Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur untuk infrastruktur di Kabupaten Tulungagung pada 2015-2018.
Sebelumnya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni (IA) UPN Veteran Jawa Timur itu sempat membantah adanya aliran dana yang diberikan kepadanya.
Menanggapi itu, Wakil Ketua Bidang Advokasi Ikatan Alumni (IA) UPN Jawa Timur Bramastyo Kusuma Negoro pun menduga ada main di balik penangkapan ketua ikatan alumninya tersebut.
Dia mengungkapkan BS tidak bisa memutuskan sendiri bantuan keuangan bagi pembangunan infrastruktur Kabupaten Tulungagung.
“Pak BS ini hanya menjalankan tugasnya saja sebagai pimpinan saat itu. Ada aktor lain di balik kasus suap yang menimpa BS,” kata Bramastyo, Rabu (24/8).
Bramastyo mengungkapkan saat BS dipanggil dan diperiksa oleh KPK pada 2019 dan 2020, tersangka diduga menerima tekanan psikis dari atasannya.
“Hal itu lantaran saat itu BS sebagai ASN yang menjabat sebagai Komisaris Bank Jatim,” ujarnya.
Ikatan Alumni UPN Veteran Jawa Timur mengungkapkan sejumlah informasi soal kasus dugaan suap BK Jatim yang menyeret ketua mereka, Budi Setiawan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News