Pengakuan Yanuar Korban Penyerangan Pesilat di Malang, Selamat Karena Pakai Helm

Minggu, 07 Agustus 2022 – 20:28 WIB
Pengakuan Yanuar Korban Penyerangan Pesilat di Malang, Selamat Karena Pakai Helm - JPNN.com Jatim
Yanuar, warga Sukun Kota Malang yang menjadi korban pemukulan oknum pesilat pada Minggu (7/8). Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com

jatim.jpnn.com, MALANG - Yanuar, warga Sukun, Kota Malang, menjadi salah satu korban serangan kawanan pesilat yang melakukan konvoi di Jalan Ngaglik, Minggu (7/8) menjelang subuh.

Dia mengaku berhasil selamat dan tidak mengalami cedera lantaran memakai helm dan jaket cukup tebal

"Saya seperti tidak sadarkan diri seolah pingsan sehingga mereka (pesilat) tidak lanjut memukul," katanya kepada JPNN Jatim.

Sebaliknya, dua orang teman Yanuar menderita luka yang cukup parah, khususnya di bagian kepala.

"Kepala teman saya bocor. Mau bangun saja tidak bisa dan sekarang di rumah sakit. Silakan dilihat kalau mau," ucapnya.

Dia mengaku ketika terjadinya peristiwa suasananya sangat mencekam. Ratusan orang berbaju perguruan silat PSHT itu menyerang warga, terutama mereka yang melewati jalan raya.

"Mereka memukul semua orang yang ada. Kelihatan melawan, mereka pukul pakai pentungan," katanya.

Menurutnya, aksi kekerasan tersebut terjadi karena sebelumnya sudah terjadi keributan.

Kawanan orang yang berseragam PSHT menyerang warga di Jalan Ngaglik menjelang subuh lalu. Lihat kelakuan organ para pesilat tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News