Tanah Warisan Warga Direbut Mafia Surabaya, Begini Kronologinya
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Tanah warisan seluas 1,7 hektare di wilayah Manukan Wetan dan Kulon, Surabaya, Jawa Timur diduga diduduki mafia tanah.
Perkara tersebut tengah diusut oleh Satgas Anti Mafia Tanah Polrestabes Surabaya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengungkapkan polisi masih mendalami dugaan praktik mafia tanah itu.
"Kasus sudah dalam tahap penyidikan," kata dia, Selasa (11/5).
Alumni Akpol 2003 itu memastikan satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah ada satu tersangka berinisial DP (48)," kata Oki.
Tersangka diduga mendaftarkan pengurusan sebidang lahan itu ke Badan Pertahanan Nasional (BPN) I Kota Surabaya sejak 2017.
Tanpa sepengetahuan ahli waris tanah, lahan tersebut digarap menjadi tambak dan dibangun rumah semi permanen.
Tanah warisan seluas 1,7 hektare di Surabaya diduga diduduki mafia tanah. Begini lengkapnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News