Luapan Kali Mas Surabaya Rendam Ribuan Rumah & Sekolah di Gresik

jatim.jpnn.com, GRESIK - Sebanyak dua kecamatan di Kabupaten Gresik bagian selatan terendam banjir pada Rabu (26/2) karena luapan Sungai Kalimas. Adapun dua kecamatan itu adalah Driyorejo dan Wringinanom.
BPBD Kabupaten Gresik mencatatkan banjir di Kecamatan Driyorejo melanda empat desa pada pukul 09.00 WIB, yakni Desa Driyorejo, Desa Cangkir, Desa Krikilan, dan Desa Bambe.
Kepala BPBD Kabupaten Gresik Sukardi mengatakan banjir di empat desa tersebut terdampak cukup parah. Pasalnya, di Desa Driyorejo banjir menggenangi 1.536 rumah serta merendam jalan sepanjang 4.000 meter.
“Di Desa Cangkir, sebanyak 440 rumah terdampak, dengan jalan desa yang tergenang sepanjang 2.500 meter. Selain itu, 1 tempat ibadah dan 2 sekolah turut terendam,” ujar Sukardi
Banjir di Desa Bambe menghanyutkan 289 rumah, 4 tempat ibadah, 1 sekolah, dan satu fasilitas kesehatan. Genangan air di jalan lingkungan sepanjang 500 meter. Titik terdalam banjir mencapai 120 centimeter
“Di Desa Krikilan sebanyak 760 rumah, 2 tempat ibadah, dua sekolah, serta jalan lingkungan sepanjang 3.000 meter terdampak banjir, dengan ketinggian air mencapai 100 centimeter,” kata dia.
Menurutnya, kondisi banjir di Driyorejo terus mengalami peningkatan. Serta Jalan Raya Driyorejo juga tergenang dengan ketinggian air sekitar 10-20 centimeter.
Sukardi menyebut banjir akibat luapan Kali Mas Surabaya merendam wilayah Kecamatan Wringinanom, tepatnya di Desa Lebaniwaras.
Sebanyak dua kecamatan di Kabupaten Gresik bagian selatan terendam banjir, Rabu (26/2). Kecamatan itu adalah Driyorejo dan Wringinanom.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News