Wali Kota Eri Punya PR Tuntaskan 200 Titik Banjir di Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku masih memiliki pekerjaan rumah untuk menuntaskan 200 titik banjir di Kota Pahlawan. Ratusan titik itu merupakan pusat banjir yang tersebar di 400 wilayah.
“Jadi, dihitung saya ada pekerjaan rumah 200 titik tahun depan. Saya menjadi wali kota pertama 300 titik. Itu bukan titik banjir, tetapi pusatnya yang tersebar di 1.000 wilayah. Kalau 200 titik (pusat) banjir jadi sekitar 400 wilayah,” kata Eri saat konferensi pers, Rabu (11/12).
Hujan deras yang terjadi pada Selasa (10/12) kemarin dan mengakibatkan banjir di beberapa titik termasuk tengah kota itu dipicu karena berubahnya fungsi saluran menjadi bangunan sehingga terjadi penyempitan.
“Jadi, kalau titik tengah kota (banjir) karena fungsi bangunan yang berubah satu-satunyanya jalan melebarkan saluran,” jelasnya.
Penyempitan saluran itu, kata Eri, biasanya sebuah bangunan yang diperuntukan sebagai tempat usaha, tetapi saluran airnya masih memakai tipe rumah tangga.
“Ini pelajaran agar tempat usaha salurannya tidak rumah tinggal. Dia harus mengganti salurannya," ujar dia.
Baca Juga:
Maka dari itu, ke depan Eri meminta dinas terkait tidak asal mengeluarkan izin perubahan fungsi bangunan, tanpa disertai penyesuaian saluran.
"Saya minta dinas jangan izin dibebaskan enggak mikir lingkungan," kata Eri. (mcr23/jpnn)
Wali Kota Eri mengungkap penyebab banjir di jalan tengah kota, ternyata karena ini.
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News