Mahasiswa UC Pamerkan Proyek Implementasi Model Matematika dalam Kasus Sehari-hari

Dengan melakukan tahapan-tahapan yang telah disusun, mahasiswa akan lebih paham materi matematika bahkan implementasinya dalam kehidupan.
“Proses pengerjaannya dilengkapi dengan mentoring intensif dosen pengampu mulai minggu perkuliahan ke-8 hingga ke-15 sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan prototype, membuat user manual, dan laporan resmi, serta mampu mendemonstrasikan karya mereka,” jelasnya.
Selama pameran tiap tim akan dinilai oleh para juri dan para pengunjung.
Salah satu juri Lucky Cahyana Subadi mengaku metode yang dipakai sangat menarik sehingga matematika yang biasanya membosankan diubah menjadi sangat menarik dengan kemasan project base.
”Dengan project base ini sangat terlihat matematika sederhana pun bisa digunakan sebagai solusi di masyarakat,” ucapnya.
Dia mencontohkan hasil proyek dari prototipe mahasiswa yang bagus dari kelompok WattWise. Mereka menyuguhkan perhitungan biaya listrik rumah tangga dengan perhitungan sederhana, tetapi hasilnya mendekati akurat.
Dia juga sempat kelompok Wiripedia yang menerapkan Graph Theory, Boolean Model, Model Himpunan, dan Model Aritmatika dalam menentukan jalur terbaik di Surabaya dan memberikan informasi perjalanan.
“Wiripedia ini mengkombinasikan wira-wiri pemkot Surabaya dengan tools lainnya, sehingga penggunanya bisa menentukan rute tercepat dengan biaya terhemat,” ungkapnya.
Matematika yang diimplementasikan dalam sebuah proyek untuk kasus kehidupan sehari-hari dipamerkan mahasiswa UC.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News