Pemprov Jatim Mulai Benahi Ekosistem Tahura Raden Soerjo

Minggu, 24 Desember 2023 – 16:48 WIB
Pemprov Jatim Mulai Benahi Ekosistem Tahura Raden Soerjo - JPNN.com Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) pada saat melakukan kunjungan kerja di Pemandian Air Panas Tahura Raden Soerjo, di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (24/12/2023). ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim.

jatim.jpnn.com, BATU - Pemprov Jatim memulai upaya pemulihan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo yang meliputi Gunung Arjuno, Welirang, dan Anjasmoro pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu lalu.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemulihan ekosistem itu ditandai dengan penyerahan 7.000 bibit pohon eucalyptus dan cemara kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) dan sukarelawan tahura.

"Bibit tanaman itu nantinya akan ditanam di lahan yang terdampak kebakaran," kata Khofifah di Pemandian Air Panas Tahura Raden Soerjo, Kota Batu, Minggu (24/12).

Untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau, lanjut dia, pemulihan ekosistem bisa dilakukan dengan aeroseeding. Pada 2019, Pemprov Jatim pernah melakukan aeroseeding dibantu armada dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

"Jadi, itu nanti harus mendapat izin terlebih dahulu dari KSAU (Kepala Staf TNI Angkatan Udara) seperti yang dahulu kami lakukan," ujarnya.

Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu merusak 4.767,24 hektare lahan dan hutan di kawasan tersebut. Kebakaran itu merupakan dampak dari fenomena El Nino dan ulah manusia tidak bertanggung jawab.

Khofifah pun berharap Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menempatkan tim Manggala Agni di Jatim mengingat karhutla masuk tiga besar bencana yang sering terjadi di provinsi setempat.

"Selama ini, Manggala Agni adanya di Denpasar. Kami berharap ke depannya KLHK juga menempatkan tim Manggala Agni di Jatim. Jadi, akan mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran hutan di Jatim," tuturnya.

Kebakaran beberapa kali melanda kawasan Taman Hutan Raya atau Tahura Raden Soerjo sejak Agustus lalu. Ribuan hektare lahan dan hutan pun rusak.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News