Kehadiran Bandara Kediri Membuka Peluang Investasi di Trenggalek
jatim.jpnn.com, TRENGGALEK - Pengoperasian Bandara Internasional Dhoho Kediri mendapat respons positif dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Dia menilai kehadiran bandara itu akan membuka lebar peluang investasi di daerah sekitarnya, terutama di kawasan pesisir selatan.
"Keberadaan bandara ini memberikan peluang bisnis, investasi dan kunjungan wisata bagi Trenggalek. Semoga memberikan berkah perekonomian bagi masyarakat Trenggalek," kata Arifin, Jumat (8/12).
Menurutnya, setelah pembukaan Bandara Internasional Kediri, pemerintah juga segera membangun Tol Kediri-Tulungagung, di mana pintu tol atau exit tol berada tak jauh dari perbatasan Trenggalek.
Dengan kata lain, infrastruktur itu makin membuka akses ke Trenggalek sehingga berpeluang meningkatkan potensi investasi.
"Sebenarnya tol ini adalah Tol Kediri-Trenggalek karena exit tolnya sudah dekat dengan perbatasan Trenggalek, jika terealisasi, jarak Trenggalek ke Bandara Internasional Dhoho Kediri kurang lebih 45 menit," ujarnya.
Mas Ipin, sapaan akrabnya, juga optimistis iklim investasi di Trenggalek bakal mengalami peningkatan, salah satunya dampak adanya Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Selain kemudahan akses, banyak potensi-potensi yang masih bisa digarap dan menggiurkan investor. Apalagi Trenggalek 'jemput bola', menggaet para investor dengan berbagai kemudahan berinvestasi.
"Keberadaan bandara ini memberikan peluang bisnis, investasi dan kunjungan wisata bagi Trenggalek. Semoga memberikan berkah perekonomian bagi masyarakat Trenggalek," ucapnya.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin optimistis kehadiran Bandara Internasional Dhohi Kediri membuka peluang investasi di daerah sekitarnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News