Berkat Program Kementan, Petani di Jatim Rasakan Panen Raya Melimpah

Adapun caranya diracik dicampur dengan arang sekam, jerami, dedaunan, air secukupnya, dan lima sendok makan gula pasir serta EM4.
Muflihatun mengaku puas dengan hasil taninya setelah menggunakan pupuk organik di lahan seluas 0,16 hektare.
Produksi padinya mencapai sekitar 7,89 ton/Ha GKP (gabah kering panen), dibandingkan sebelumnya yang hanya 4,96 ton saat menggunakan pupuk kimia.
Di sisi lain Heru Rusiyanto selaku anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Surangganti di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.
Produksi pertaniannya meningkat setelah mendapat bantuan mesin pertanian (Alsintan) dari pemerintah. Dari lahan seluas 6.000 meter persegi yang sebelumnya dapat 30 karung atau 3,3 sampai 3,6 ton menjadi 5-6 ton.
"Alsintan tentu dirasakan manfaatnya, karena mulai dari pengolahan sampai tahap panen dan pascapanen sangat membantu proses panen," ujarnya. (mcr12/jpnn)
Petani di Jatim merasakan kesuksesan panen raya dari program yang diberikan Kementan.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News