Insyaallah, 8.000 Titik Pengerjaan Jamban di Surabaya Rampung Tahun Ini

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menargetkan pengerjaan 8.000 jamban rampung pada tahun ini guna mencegah adanya perilaku buang air besar (BAB) sembarangan masyarakat.
Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menerima informasi dari dinas kesehatan setempat bahwa ada 6.000 titik di Kota Pahlawan yang belum berstatus Open Defecation Free ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.
“Target pelaksanaan Jamban Sehat Individu 2023 ialah sebanyak 8.000 titik,” kata Hebi.
Hingga Januari 2023, pihaknya telah melakukan pengerjaan sebanyak 714 jamban.
“Kami menargetkan 1.000 pengerjaan jamban selesai dalam kurun waktu satu bulan sebab dalam sehari bisa 30-40 jamban,” ujarnya.
Dalam proses pengerjaan jamban, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinkes Kota Surabaya serta pihak kecamatan dan kelurahan.
“Melalui program jambanisasi ini, tentunya untuk menekan risiko penyakit pada kelompok rentan serta untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Pada proses pelaksanaannya, Hebi menerangkan terdapat beberapa evaluasi mengenai kendala yang dialami oleh DLH Kota Surabaya.
Stop buang air besar sembarangan! DLH Surabaya menargetkan pasang 8.000 jamban pada 2023
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News