Kasihan, Balita di Trenggalek Tertembak Senapan Angin, Begini Kronologinya

jatim.jpnn.com, TRENGGALEK - Kasus balita yang tak sengaja tertembak senapan angin di Kabupaten Trenggalek rupanya masih terus diselidiki oleh Polres Trenggalek. Kasus ini sebenarnya tidak dilaporkan oleh pihak keluarga ke kepolisian.
Namun, penyelidikan dilakukan berdasarkan inisiatif para petugas.
“Kami (inisiatif) jemput bola menangani kasus ini meski tidak ada pengaduan dari pihak keluarga," ujar Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino baru-baru ini.
Alith menjelaskan untuk mendalami kasus ini, pihaknya memerintahkan jajaran Polsek setempat melakukan penyelidikan dan pengumpulan alat bukti di tempat kejadian perkara di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.
Dalam proses penyelidikan tersebut, petugas kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi. Namun, pihak keluarga masih belum dapat dimintai keterangannya.
Alith menuturkan saat ini korban bersama orang tuanya masih berada di Malang untuk pengobatan lanjutan setelah proses operasi di RSSA Malang beberapa waktu lalu.
Sementara itu, meski sudah mendatangi TKP, polisi masih belum mengamankan barang bukti utama yaitu senapan angin yang melukai korban. Saat ini, senapan tersebut masih berada di kantor Desa Kamulan.
“Belum kami amankan, anggota akan kembali ke sana untuk mengamankan," tuturnya.
Seorang balita di Trenggalek tak sengaja tertembak senapan angin ketika bermain.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News