RSSA Malang Klarifikasi Kabar Sudah Tidak Terima Pasien Korban Kanjuruhan

Senin, 17 Oktober 2022 – 22:40 WIB
RSSA Malang Klarifikasi Kabar Sudah Tidak Terima Pasien Korban Kanjuruhan - JPNN.com Jatim
Plt Direktur Utama RSAA Kota Malang dr. Kohar Hari Santoso ketika melakukan prese conference pada Senin, (17/10/2022). Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com

jatim.jpnn.com, MALANG - Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang mengklarifikasi isu penolakan pasien akibat Tragedi kanjuruhan.

Plt Direktur Utama RSSA Kota Malang Kohar Hari Santoso menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan penolakan.

“Kami meluruskan bahwa kami tidak menolak, korban Tragedi Kanjuruhan akan tetap kami terima,” ucapnya.

Para korban yang sedang dirawat tersisa delapan pasien dari awalnya 78 pasien.

Kohar menerangkan semua pengobatan korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA dibiayai oleh Pemprov Jatim sesuai dengan instruksi Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Jadi, bagi korban yang dirawat terus pulang dan kontrol di sini akan tetap gratis,” tuturnya .

Namun, untuk melakukan kontrol penyakit susulan, seperti pengobatan mata dan sesak napas masih diperbolehkan.

“Kalau kontrol dan tercatat pasien di sini maka semuanya gratis sampai sembuh,” ujarnya.

Beredar isu bahwa RSSA Kota Malang tidak lagi melayani korban Tragedi Kanjuruhan secara gratis. Begini faktanya.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News