Penjual Daging Sapi di Pasar Wonokromo Sambat Sepi Pembeli

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pedagang daging sapi terdampak mewabahnya penyakit mulut dan kaki (PMK) di Jawa Timur.
Salah satunya diungkapkan oleh Siti Rohman (35), pedagang daging sapi di Pasar Wonokromo.
“Pembeli menurun sejak ada kasus PMK. Enggak ada yang mau," kata Siti saat ditemui di Pasar Wonokromo, Selasa (26/7)
Siti mengungkapkan masyarakat enggan membeli daging sapi dan beralih ke daging ayam. Selain bebas PMK, daging ayam masih digemari masyarakat.
"Sehari cuman bisa jual 5 kg daging sapi, padahal biasanya lebih dari itu,” ujarnya.
Siti mengatakan rata-rata konsumennya merupakan pedagang makanan.
Baca Juga:
"Yang beli ya untuk dijual lagi. Biasanya kayak penjual soto daging,” tuturnya.
Untuk harga daging sapi, masih stabil di angka Rp 115 ribu per kilo. “Tidak naik dan tidak turun. Cuma sepi saja,” ucapnya.
Dampak PMK, penjual daging sapi di Pasar Wonokromo, Surabaya, mengeluhkan sepi pembeli.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News