Imbas Wabah PMK, Pasar Ternak di Kediri Lesu, Peternak Cuma Bisa Berharap

Rabu, 08 Juni 2022 – 11:18 WIB
Imbas Wabah PMK, Pasar Ternak di Kediri Lesu, Peternak Cuma Bisa Berharap - JPNN.com Jatim
Pengelola menyemprotkan cairan disinfektan di lokasi kandang kambing, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/6/2022), untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku. (ANTARA/ Asmaul)

jatim.jpnn.com, KEDIRI - Pasar ternak di Kediri mengalami lesu menjelang Hari Raya Iduladha 2022 imbas dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang makin tinggi kasusnya.

Hal tersebut diungkapkan peternak kambing bernama Agus. Pasar tempat dia biasa menjual hewan kurban sepi pengunjung.

"Ini agak sepi. Harga masih tetap, tidak turun tapi pasar sepi," kata Agus, Selasa (6/6).

Dia mengaku tak berani mengambil ternak lantaran kasus PMK dan memilih mengandalkan miliknya sendiri jika menjual untuk memastikan semuanya dalam kondisi sehat.

"Ini lebih banyak ternak sendiri, tidak berani ambil dari daerah lain. Di lokasi kandang pun kami steril, termasuk ternak dan kendaraan pengangkut," ujarnya.

Menurutnya, wabah PMK berimbas pada penjualan karena menjelang Hari Raya Iduladha biasanya sudah banyak yang laku ternaknya.

Biasanya 200 ekor kambing miliknya sudah habis terjual mendekati hari H, tetapi kali ini belum ada setengahnya.

Selain kambing, permintaan ternak sapi juga sepi, padahal harganya relatif terjangkau, yakni kisaran Rp 20 juta per ekor, sedangkan kambing paling murah Rp 2,5 juta.

Pasar Ternak di Kediri mengalami kelesuan karena imbas wabah PMK, akibatnya sepi pengunjung atau pembeli.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News