DPR RI dan BGN Gencarkan Sosialisasi MBG di Kediri, Targetkan 260 SPPG

jatim.jpnn.com, KEDIRI - Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Sosialisasi MBG kali ini dilaksanakan di Aula SMK PGRI 2 Kediri, Bandar Lor, Mojoroto diikuti lebih dari 300 warga, Senin (24/3).
Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Khusnul Arif, dan Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) Kolonel Andy Charman turut hadir dalam kegiatan ini.
Dalam kesempatan itu, Nurhadi mengatakan program MBG mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Program ini memberdayakan petani, nelayan, peternak, dan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan. Jadi, bukan hanya perbaikan gizi, tetapi juga penguatan ekonomi daerah,” ujar Nurhadi.
Dia menyebut di Kabupaten Kediri saat ini baru tersedia empat dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dari kebutuhan sekitar 200 dapur, sedangkan di Kota Kediri diperkirakan butuh 40-60 dapur SPPG.
“Mari kita dukung program MBG agar berjalan lancar dan menekan angka stunting,” ucapnya.
Sementara itu, Kolonel Andy Charman mengungkapkan hingga 22 Januari 2025, telah berdiri 245 SPPG di 38 provinsi. BGN menargetkan pendirian 30.000 dapur MBG di seluruh Indonesia.
Program Makan Bergizi Gratis 2025 targetkan 30 ribu dapur MBG dan 80 juta penerima. Pemerintah libatkan petani, UMKM, TNI, dan Pemda.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News