Pasar Hewan di Malang Bakal Kembali Dibuka, Tetapi Ada Syaratnya

jatim.jpnn.com, MALANG - Pemkab Malang menyatakan baru akan membuka hewan setempat bila kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) nihil.
Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan sejauh ini, pasar hewan di daerahnya masih ditutup total guna menekan penyebaran PMK.
Secara keseluruhan, katanya, estimasi ternak di Kabupaten Malang yang terjangkiti PMK lebih dari 1.900 ekor.
Ternak-ternak terpapar PMK tersebut kini dalam penanganan, bahkan beberapa di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
"Sesuai arahan Gubernur, jika suatu daerah sudah tidak ada yang terdampak penyebaran PMK maka diperbolehkan buka," ucapnya, Senin (30/5).
Dia juga mengungkapkan kawasan-kawasan dengan tingkat penyebaran PMK yang cukup signifikan persebaran, yakni Kasembon dan Ngantang.
"Untuk datanya nanti, cuman menunggu kondisi kondusif, baru buka," tuturnya.
Sanusi juga menyatakan dalam mekanisme ternak masuk pasar nantinya ada skrining ketat sehingga yang boleh hanya yang sehat-sehat saja. (mcr26/jpnn)
Pemkab Malang berencana buka pasar hewan kembali bila kondisi kasus PMK seperti berikut.
Redaktur : Fahmi Azis
Reporter : Ridho Abdullah Akbar
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News