Mari Kuatkan Nasionalisme dengan Tidak Memakai Narkoba

jatim.jpnn.com, MALANG - Narkoba di Indonesia terbilang menjamur, salah satu buktinya berupa lembaga pemasyarakatan (lapas) yang kelebihan kapasitas karena banyaknya narapidana narkotika.
Dengan deklarasi anti narkoba dan menguatkan nasionalisme menjadi suatu hubungan yang kuat untuk melakukan pencegahan.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan gerakan deklarasi bersama anti narkoba dan cinta NKRI adalah bentuk kepedulian yang harus dikuatkan kepada masyarakat.
Narkoba harus dihindari karena tidak diperuntukkan untuk umum, apalagi tidak dalam kondisi membutuhkan obat adiktif sesuai saran medis.
Tak hanya itu, narkoba juga bisa merusak tubuh, terutama para generasi muda yang menjadi harapan bangsa.
"Cinta NKRI maka jangan pakai narkoba," kata Khofifah, Senin (30/5) di Gedung Cakrawala Universitas Negeri Malang.
Kapolresta Malang Kota Kombes Budi Hermanto menyatakan tindak pidana narkoba yang merupakan kejahatan luar biasa sangat memerlukan perhatian serius dan komprehensif.
Selain itu, memerlukan kepedulian yang utuh untuk meyakinkan para generasi bangsa bahwa narkoba tidak hanya membunuh. Akan tetapi, juga memutus generasi suatu jenjang, ancamannya sangat nyata dan sudah berlangsung.
Polresta Malang Kota dan Forkopimda Jatim melakukan deklarasi anti narkoba dan cinta NKRI
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News