Pemerintah Surabaya Bakal ‘Dandan Omah’ Tak Layak Huni, Targetnya 800 Titik

Jumat, 01 April 2022 – 03:48 WIB
Pemerintah Surabaya Bakal ‘Dandan Omah’ Tak Layak Huni, Targetnya 800 Titik - JPNN.com Jatim
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau salah satu rumah yang mendapatkan program rutilahu. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan bantuan perbaikan rumah tak layak huni (rutilahu) miliki masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Lewat Program Padat Karya "Dandan Omah", mereka menargetkan perbaikan 800 rumah dengan prioritas MBR yang tersebar di 154 kelurahan.

“Insyaallah tahun ini, ada 800 titik rumah. Tetapi sebenarnya data (usulan) dari kecamatan dan kelurahan ada 3.400 rumah. Jadi, tahun depan sisanya akan kami selesaikan semuanya,” kata Eri.

Bagi Eri, APBD Kota Surabaya Tahun 2022 yang mencapai Rp 10,3 triliun tidak akan ada artinya jika tak bermanfaat untuk kesejahteraan warga.

“Daripada membangun sesuatu yang monumental, lebih baik memanfaatkan anggaran tersebut demi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Eri memastikan pada 2022, lebih memprioritaskan kebijakan untuk perbaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan kepentingan masyarakat.

"Percuma kalau Surabaya menjadi kota metropolitan bila masih ada rumah tidak layak yang belum tersentuh. Mari diperbaiki bersama sama," ucap dia.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu juga mengingatkan kepada camat dan lurah agar jangan sampai ada warga yang rumahnya tidak layak huni, tetapi belum dilaporkan.

Meresmikan program Dandan Omah, Wali Kota Surabaya Eri berharap tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni di daerahnya.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News